SUARA INDONESIA JAWA BARAT

Serangan Israel-Hamas: Kekerasan yang Tak Berkesudahan

Aditya - 23 June 2024 | 12:06 - Dibaca 641 kali
News Serangan Israel-Hamas: Kekerasan yang Tak Berkesudahan
Konflik Israel-Hamas/(VOA INDONESIA)

SUARA INDONESIA, JAKARTA - Serangan Israel di Gaza kembali memakan korban jiwa yang signifikan.

Pada 22 Juni 2024, setidaknya 42 orang tewas akibat serangan udara Israel di daerah kantong Palestina, tepatnya di distrik Kota Gaza.

Konflik yang sudah berlangsung selama bertahun-tahun ini semakin memanas dan menambah panjang daftar korban jiwa dari kedua belah pihak.

Menurut Ismail Al-Thawabta, direktur kantor media pemerintah yang dikelola Hamas, serangan Israel terhadap rumah-rumah di Al-Shati, salah satu dari delapan kamp pengungsi bersejarah di Jalur Gaza, menewaskan 24 orang.

Selain itu, 18 warga Palestina lainnya tewas dalam serangan terhadap rumah-rumah di lingkungan Al-Tuffah.

Militer Israel menyatakan bahwa serangan tersebut ditujukan pada dua lokasi infrastruktur militer Palestina di wilayah Kota Gaza.

Hamas menuduh bahwa serangan tersebut sebenarnya menargetkan penduduk sipil.

Rekaman yang diperoleh Reuters menunjukkan puluhan warga Palestina mencari korban di tengah reruntuhan rumah-rumah yang hancur.

Rekaman itu menampilkan rumah-rumah yang luluh lantak, tembok-tembok yang runtuh, serta puing-puing dan debu yang memenuhi jalanan di kamp pengungsi Shati.

Kejadian ini semakin memperparah kondisi kemanusiaan di Gaza yang sudah sangat memprihatinkan.

Lebih dari delapan bulan setelah perang dimulai, upaya Israel kini terfokus pada dua wilayah terakhir yang belum direbut pasukannya, Rafah di selatan Gaza dan area sekitar Deir al-Balah di bagian tengah.

Warga melaporkan bahwa tank-tank Israel semakin merangsek ke wilayah barat dan utara Rafah dalam beberapa hari terakhir.

Pada Sabtu, pasukan Israel mengebom beberapa daerah dari udara dan darat, memaksa banyak keluarga yang tinggal di zona kemanusiaan untuk meninggalkan wilayah utara.

Masyarakat internasional terus memantau situasi di Gaza dengan cermat. Banyak negara dan organisasi internasional yang menyerukan agar kedua belah pihak menahan diri dan menghentikan kekerasan.

Namun, hingga saat ini, belum ada tanda-tanda bahwa konflik ini akan segera mereda.

Sebaliknya, ketegangan justru semakin meningkat dengan serangan dan balasan yang terus terjadi antara Israel dan Hamas.

Kekerasan yang terjadi di Gaza bukanlah hal baru, namun setiap kali konflik meletus, dampaknya selalu dirasakan paling berat oleh warga sipil yang tak berdosa.

Perlu adanya upaya nyata dari berbagai pihak untuk mencari solusi damai agar konflik yang berkepanjangan ini bisa segera diakhiri. (*)

» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA

Pewarta : Aditya
Editor : Mahrus Sholih

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya